Perluas Jangkauan, SpeakUp Center Gelar Pelatihan Perdana di Luar Pulau Jawa

Makassar, 13 September 2026 — SpeakUp Center memperluas jangkauan program pelatihannya dengan menggelar Pelatihan Public Speaking & Leadership Communication di Makassar pada 12–13 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Whiz Prime Hotel Sudirman Makassar ini menjadi pelatihan pertama yang diselenggarakan SpeakUp Center di luar Pulau Jawa. Makassar pun menjadi kota pertama di luar Jawa yang dipilih SpeakUp Center untuk menghadirkan program pelatihan public speaking dan leadership communication secara langsung.
Pelatihan selama dua hari tersebut menghadirkan Dr. Kurniawan, S.S., M.Hum., dosen Linguistik UIN Raden Mas Said Surakarta sekaligus trainer public speaking dan kepercayaan diri. Pelatihan dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman mengenai teknik berbicara dan komunikasi, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Karena itu, sebagian besar kegiatan diisi dengan praktik, latihan, dan evaluasi terhadap penampilan peserta.
Pada hari pertama, peserta mengikuti materi Basic Skills of Public Speaking yang berfokus pada penguasaan keterampilan dasar berbicara di depan publik. Peserta mempelajari cara membangun kepercayaan diri, mengelola rasa gugup, serta menggunakan teknik pernapasan, artikulasi, intonasi, ekspresi, eye contact, dan gesture secara tepat. Setelah mempelajari setiap teknik, peserta mendapatkan kesempatan untuk langsung mempraktikkannya di depan peserta lainnya.
Porsi praktik menjadi bagian penting dalam pelatihan karena kemampuan public speaking tidak cukup dikembangkan hanya dengan memahami teori. Peserta didorong untuk berani tampil, mencoba berbagai teknik yang telah dipelajari, dan mengenali kekuatan maupun kekurangan dalam cara mereka berkomunikasi. Setiap praktik kemudian mendapatkan evaluasi dan feedback sehingga peserta dapat melakukan perbaikan pada penampilan berikutnya.
Menurut Dr. Kurniawan, public speaking merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan oleh siapa saja melalui latihan yang konsisten. Rasa gugup ketika harus berbicara di depan orang lain merupakan hal yang wajar, tetapi dapat dikelola melalui persiapan dan pengalaman tampil yang terus bertambah. Kepercayaan diri pun tidak harus ditunggu, melainkan dapat dibangun melalui keberanian untuk mulai berbicara dan mencoba.
“Public speaking adalah keterampilan. Karena itu, cara terbaik untuk menguasainya adalah dengan praktik. Semakin sering seseorang berani tampil dan berbicara, semakin besar kesempatan untuk membangun kepercayaan dirinya,” ujar Dr. Kurniawan.
Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi Leadership Communication yang menekankan pentingnya kemampuan komunikasi dalam kepemimpinan. Peserta belajar bagaimana menyampaikan gagasan secara jelas dan terstruktur, memberikan arahan, membangun interaksi, serta menyampaikan pesan secara lebih meyakinkan. Seperti pada hari pertama, materi leadership communication juga lebih banyak diberikan melalui latihan dan praktik langsung.
Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bahwa kemampuan memimpin memiliki hubungan yang erat dengan kemampuan berkomunikasi. Seorang pemimpin tidak hanya membutuhkan gagasan yang baik, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan tersebut sehingga dapat dipahami dan diterima oleh orang lain. Kemampuan komunikasi yang baik juga diperlukan untuk membangun kepercayaan, memberikan motivasi, serta menciptakan pengaruh positif dalam sebuah tim maupun organisasi.
Pendekatan learning by doing menjadi salah satu karakter utama dalam pelatihan yang diselenggarakan SpeakUp Center. Peserta tidak hanya ditempatkan sebagai pendengar, tetapi terlibat aktif dalam berbagai latihan dan simulasi komunikasi selama dua hari. Suasana pelatihan dibuat interaktif dan suportif agar peserta memiliki keberanian untuk mencoba, menerima feedback, dan terus memperbaiki kemampuan berbicaranya.
Penyelenggaraan pelatihan di Makassar menjadi tonggak baru dalam perjalanan SpeakUp Center karena untuk pertama kalinya lembaga tersebut menggelar program pelatihannya di luar Pulau Jawa. Sebelumnya, kegiatan pelatihan SpeakUp Center diselenggarakan di sejumlah kota di Pulau Jawa. Kehadiran di Makassar menjadi langkah awal SpeakUp Center untuk memperluas jangkauan programnya ke berbagai wilayah lain di Indonesia.
Melalui perluasan jangkauan tersebut, SpeakUp Center berharap semakin banyak masyarakat dari berbagai daerah mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan public speaking, leadership communication, dan kepercayaan diri. Program berbasis praktik akan terus menjadi pendekatan utama agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dalam berbicara dan berkomunikasi. SpeakUp Center juga berharap dapat menghadirkan program serupa di lebih banyak kota di Indonesia pada masa mendatang.
SpeakUp Center — Berani Tampil, Berani Bicara.